ORGANISASI PALING SAKTI DI DUNIA




NU itu organisasi masyarakat Nahdliyyin yang paling UNIK di dunia,,
kata kata di atas sebenernya saya lama mendengar, dan pertama kali adalah dari simbah Gusdur dan simbah KH Mustafa Bisri.

Kemudian di susul sekelumit ulasan "Prof Alan Nielsen", seorang pengamat Inteljen barat ,,, "Nahdlotul  Ulama' Adalah ormas ter aneh sedunia".

Kalau menurut saya pribadi beda lagi, tetapi intinya sama. bahkan lebih dari itu, munngkin bukan hanya unik dan aneh. bahwa Nahdlotul Ulama' adalah organisasi yang paling ampuh dan sakti seluruh dunia. karena NU itu mempunyai amalan-amalan doa yang sangat dahsyat, seperti yasinan, tahlilan, manaqib, dan Hizib-hizib lain.  Dan bahkan mempunyai karomah yang luar biasa. mengapa demikian, karena yang mendirikan organisasi NU adalah seorang Ulama' atau seorang Wali. dan siapa yang menghina wali akan merasakan kebingungan akibat ulahnya sendiri.

Sejak awal kelahirannya, NU selalu di fitnah dan di intimidasi dan ingin di habisi keberadaannya, mulai th 1955-1998, Pergerakan dakwah dan politiknya di awasi super ketat di bonsai oleh penguasa sampe sekarang.  Sehingga jika ingin mengadakan acara pengajian, baik muktamar, istighosah maupun musyawarah tahunan, harus minta ijin, dan sulitnya minta ampuuuun, dan NU tidak di beri waktu ruang sedikitpun untuk menjalankan "misinya" .

Ia mengibaratkan "NU itu ibarat manusia yang di mutilasi di potong leher, tangan, kaki dan badannya, sehingga terpisah dari seluruh anggotanya. tetapi NU masih bisa berlari, bisa bergerak dan hidup". Ibarat bunga "Tibo urip", di mana daunnya jatuh akan tumbuh lagi, meskipun daun dan dahangnya sudah di patahkan, kalu sudah jatuh ke-tanah tersiram air, maka akan bersemi kembali.

Menurut study manejemen ke-organisasian, Jika organisasi atau institusi apapun dan di manapun akan mocar-macir anak buahnya dan di pastikan akan morat-marit jika di penggal kepalanya ( strukturnya ).

Kalau gak percaya lihat saja sejarah, seperti, NII, NI, Masyumi, PKI' dan banyak lagi, semuanya akan tinggal namanya saja.
Tapi tidak dengan NU yg masih tetep eksis dan berkembang pesat hingga sekarang, yang terjadi malah sebaliknya "Siapa saja yang memusuhi NU, atau membenci NU akan kewalahan capek dengan sendirinya. dan akan malu sendiri. bahkan akan di jauhi oleh masyarakat luas.

Tantangan dan ujian NU sangat lengkap bentuk ragamnya, dari mulai kalangan aktifis muda yang baru menyandang sebagai ustasssss, yang begitu dangkalnya terhadap urusan agama dan sosial. Mereka sering mengolok-olok NU, kadang menuduh melakukan amalan bid'ah, melakukan perbuatan syirik yang katanya tidak ada dalil Nas ataupun Shorih dari nabi, maka warga NU biasa saja dan tidak membencinya.

Sejarah membuktikan "Organisasi- organisasi terdahulu yang kocar-kacir itu karena mereka selalu memusuhi NU, mulai dri PKI, Masyumi, DII, TII, NII , bahkan orde baru yg mengintimidasi NU selama 32 tahun pun kini hanya tinggal nama.

Di akhir-akhir ini juga bermunculan pemahaman HTI dan Faham wahabi yang di jiplak dari timur tengah, kemudian di bawa ke Indonesia, oleh para pelajar aktifis adik-adik dan temen tokoh kita. Nanti pada titik terangnya lambat laun juga suatu saat akan mengetahui keberadaan NU. Alias kisinan dw.

Maaf ya, bukan berarti saya tidak setuju dengan faham HTI atau wahabi, saya setuju mereka ingin mengembalikan negara khilafah, tapi harus di kaji lagi dengan watak dan karakter orang Indonesia, sudah siap apa belum dengan sistem Khalifah. begitu kiranya.

Maka sesungguhnya Andai saja NU ini sebagai organisasi yang bukan di dirikan oleh para Ulama' atau para Aulia, mungkin organisasi tentu NU sudah hancur sejak dari dulu. bahasa jawane "Wis bubar Ket Biyen".

Seandainya NU ini sudah bubar, kerena kontaminasi Deng politik, maka generasi berikutnya baik anak cucunya NU, baik Ulama' atau kyai yang menjadi pengasuh pesantren akan menjaga dan merintisnya kembali, karena di dalam NU ada Harakah islam yang tidak bisa di deteksi atau di masuki intelijen manapun, yaitu Jama'ah tabligh, atau orang awam menyebut orang "Jaulah", (orang yang dakwah dari pintu ke pintu. kalaupun ada intelijen atau mata mata penyusup dari kalangan militer, masuk dalam ranah jama'ah tabligh, maka akan menangis merengek-rengek ingin bertaubat. karena ini sudah sering terjadi. bahkan sebagian komandan atasannya berpesan: Jangan sekali-kali menyusup orang Jaulah itu, apa lagi mendengarkan atau mengikutinya".
Mengapa demikian, karena orang intelijen sangat faham sekali bahwa orang jama'ah Tabligh ini selalu membicarakan kebesaran Allah. di dalam ceramahnya tidak pernah menentang pemerintah dan tidak pernah menjelek-jelekkan. mereka merasa bodoh, dan merasa hamba paling bersalah. mendekat dengan politik juga tidak, menjauh dari politikpun juga tidak. untuk JT ini ceritanya sangat panjang bro! ....

Kembali ke tema di atas, orang luar maksudnya anti islam dan sekutunya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 5 tahun untuk menundukan atau mengobrak-abrik gerakan islam di irak, libya, suriah, afganistan, tapi ia tak mampu menguasai indonesia meski telah menghabiskn milyaran dollar ,, karena di NKRI masih ada sebuah organisasi yg bernama NU ".

Kalau seandainya negara Indonesia tidak ada organisasi NU, mungkin saja negara kita sudah seperti Amerika dan Jepang. megah bangunannya, tapi tidak kenal Tuhannya.
Maka dari itu
Wahai para pengelola negara Indonesia!
Berteri-makasih pada NU, berkat NU engkau bisa menikmati jadi pejabat, senajan cangkemmu doyan korupsi.

Wahai para pelaksana pemerintah indonesia!
berterima-kasihlah pada NU, kerena berkat NU, engkau bisa menjadi pemimpin, senajan lambemu lamis, kakean janji muluk-muluk. Nak pas pemilu atau pilkada.

Wahai penghuni Indonesia!
Sebenernya negrimu berhutang jasa banyak dengan warga NU.
Wong NU yo ora arep nagih, ora njaluk balesan.
mung siji pesene,
Ojo Kemaki nak dadi pemimpin.
Ojo petakilan nak dadi ustass.
Ojo Sumbar nak dadi wong sugih.
Ojo gampang ngarani syirik, bid'ah.
_____________________________

Wis yo bro! sesok maneh, kesel pikirane,
aku tak metu sek, golek nasi goreng, wetengku wis kriyuk-kriyuk. kwkwkww

Slamat ulang tahun NU yang ke 94 kami bangga jadi warga NU
"NU tak butuh kita' tetapi kita yang butuh "NU"
Wassalam!
________________________________
Jogjakarta / Senin / 10 / April / 2017
13 / Rojab 1439.
Kang Muhson wong ndesoooo.